slider

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengusung tema “Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa”, menegaskan peran vital perpustakaan sebagai pusat literasi, pengetahuan, dan informasi yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Sejak berdiri 45 tahun lalu, Perpustakaan Nasional terus berkembang sebagai ruang publik yang aktif dan adaptif, menyediakan akses luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kecakapan literasi serta mendukung kemajuan intelektual bangsa. Dalam momentum perayaan ini, berbagai kegiatan telah disiapkan, termasuk diskusi literasi, peluncuran program digitalisasi arsip, serta seminar nasional yang menghadirkan tokoh-tokoh pendidikan dan kebudayaan.

Kepala Perpustakaan Nasional dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat penyimpanan buku, melainkan ruang untuk menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan inovatif. Ia menegaskan bahwa lembaga ini akan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi era digitalisasi informasi.

Selain itu, HUT ke-45 ini juga menjadi momen refleksi bagi Perpustakaan Nasional untuk memperkuat akses literasi bagi kelompok masyarakat yang belum terjangkau, seperti daerah terpencil dan kelompok berkebutuhan khusus. Inovasi dalam layanan digital, termasuk pengembangan koleksi e-book dan portal pengetahuan interaktif, menjadi bagian dari komitmen perpustakaan dalam memperluas wawasan masyarakat secara lebih inklusif.

Perayaan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya perpustakaan sebagai pilar utama dalam membangun bangsa yang berpengetahuan dan berbudaya, serta menginspirasi lebih banyak individu untuk memanfaatkan fasilitas literasi yang tersedia guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat 45 tahun dedikasi, Perpustakaan Nasional berkomitmen untuk terus hadir bagi masyarakat—bukan sekadar sebagai penyedia informasi, tetapi juga sebagai mitra dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.